Lihat juga
06.08.2026 09:05 AMKemarin, indeks saham ditutup bervariasi. S&P 500 turun 0,17%, sementara Nasdaq 100 melemah 0,83%. Namun, Dow Jones Industrial Average naik 0,49%.
Indeks MSCI All Country World menghentikan penguatan lima hari dengan turun 0,2% seiring terkoreksinya saham-saham semikonduktor di Asia dan AS, menegaskan kehati-hatian para investor terhadap sektor tersebut. Indeks saham utama Asia turun 1,2%, sementara sentimen di pasar lain relatif lebih stabil.
Produsen memori Sandisk anjlok 8% pada perdagangan setelah jam bursa, sementara pesaingnya Western Digital merosot 12% menyusul publikasi laporan keuangan masing-masing. Sektor semikonduktor juga menjadi sorotan di Asia, dengan penurunan indeks Kospi, yang kerap dijadikan barometer investasi AI, sebesar 4,8%. Penurunan ini disebabkan oleh SK Hynix dan Samsung Electronics. Kioxia melemah 9,7% di Tokyo.
Sementara itu, emas naik 0,4% menjadi $4.265 per troy ounce, level tertingginya sejak Juni, didukung ekspektasi bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz dan penurunan harga minyak akan mengurangi tekanan terhadap Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, yang biasanya mengurangi daya tarik logam mulia tanpa imbal hasil. Minyak mentah melemah 0,3% ke sekitar $79,20 per barel setelah Iran mengumumkan kesepakatan dengan Oman mengenai rute pelayaran yang diusulkan melalui selat tersebut, berpotensi membuka jalan menuju pembukaan kembali secara penuh.
Jeda dalam rally yang dipimpin saham teknologi ini terjadi ketika para investor menilai kembali valuasi yang sudah terlalu panas setelah saham-saham AI bangkit dari aksi jual bulan lalu. Namun, besarnya volatilitas sebelumnya di sektor chip tetap penting sebagai konteks. Indeks MSCI World Semiconductor sempat jatuh lebih dari 20% dari puncaknya pada bulan Juni akibat kekhawatiran atas keberlanjutan ledakan belanja AI dan kemajuan Tiongkok dalam manufaktur chip canggih, sebelum kemudian pulih sekitar 15%.
Salah satu fokus tersendiri pada hari itu adalah pernyataan Gubernur Federal Reserve Lisa Cook, yang memperingatkan bahwa semakin lama inflasi bertahan di atas target bank sentral, semakin sulit untuk mengendalikannya. Cook juga menyatakan kesiapan untuk bertindak jika inflasi gagal melambat.
Terkait gambaran teknikal S&P 500, tugas utama pembeli hari ini adalah menembus level resistance terdekat di $7.737. Keberhasilan menembus level ini akan mendukung berlanjutnya kenaikan dan membuka peluang pergerakan menuju $7.756. Sama pentingnya bagi kubu bull adalah menjaga kendali di atas $7.774, yang akan memperkuat posisi pembeli. Jika terbentuk pergerakan turun di tengah menurunnya selera risiko, pembeli harus mempertahankan area $7.718. Breakout ke bawah level tersebut berpotensi dengan cepat menekan instrumen ini kembali ke $7.698 dan membuka jalan menuju $7.679.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

