empty
22.06.2026 10:46 AM
Pasar saham pada 22 Juni: S&P 500 dan Nasdaq kembali menguat

Indeks saham AS kemarin ditutup menguat. S&P 500 naik 1,08%, Nasdaq 100 menguat 1,91% dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,14%.

This image is no longer relevant

Meskipun hari Jumat lalu merupakan hari libur, futures ekuitas sudah menguat hari ini. Pasar memulai minggu dengan sikap hati-hati, tetapi sektor teknologi Asia kembali menarik indeks naik. Minyak Brent menyerahkan kenaikan awalnya dan turun sekitar 2% ke bawah $79 per barel setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati rencana untuk mencari kesepakatan damai final dalam 60 hari. Indeks saham Asia naik 0,7%, futures S&P 500 menguat sekitar 0,1%, dan futures Nasdaq 100 naik sekitar 0,3%. Emas pulih, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah seiring dimulainya kembali perdagangan setelah libur di AS pada hari Jumat.

Hari pertama perundingan di Swiss berakhir dengan catatan yang menggembirakan. Mediator dari Qatar dan Pakistan mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa telah terjadi kemajuan yang menjanjikan, termasuk pembentukan sebuah mekanisme untuk pembahasan teknis lanjutan. Amerika Serikat dan Iran membentuk jalur komunikasi untuk mencegah insiden dan memastikan keselamatan pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Para pihak terkait juga sepakat membentuk pusat koordinasi untuk penyelesaian konflik yang akan melibatkan Lebanon—jalur Lebanon sebelumnya berulang kali mengancam akan menggagalkan arsitektur negosiasi.

Narasi kecerdasan buatan terus memberikan pengaruh kuat. Subkelompok saham teknologi Asia naik 2%, dipimpin oleh pasar chip Taiwan. Di Seoul, saham LG Electronics sempat melonjak lebih dari 13% dalam perdagangan intraday setelah laporan bahwa eksekutif LG Group mengunjungi kantor pusat Nvidia untuk membahas kerja sama di bidang AI fisik dan robotika.

Di pasar obligasi, imbal hasil naik karena para investor terus memperhitungkan sikap tegas The Fed. Peristiwa utama minggu ini adalah rilis data AS mengenai belanja konsumen, yang akan menunjukkan apakah penilaian ulang yang lebih hawkish oleh pasar itu beralasan.

Tekanan tersendiri juga terbentuk pada pound sterling, yang diperdagangkan mendekati level terendah tahunannya. Selain sikap dovish Bank of England, gejolak politik turut berkontribusi terhadap pelemahan tersebut: sumber-sumber menyatakan Keir Starmer dapat mengumumkan waktu pengunduran dirinya sebagai perdana menteri secepat hari ini.

This image is no longer relevant

Prospek teknikal untuk S&P 500 menunjukkan bahwa tugas langsung bagi pembeli hari ini adalah menembus resistance di $7.494. Jika itu tercapai, hal tersebut akan menunjukkan momentum kenaikan dan membuka jalan menuju $7.518. Mengamankan posisi di atas $7.544 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Jika selera risiko melemah dan pasar bergerak turun, pembeli harus mempertahankan area $7.474. Breakout ke bawah level tersebut akan dengan cepat mendorong indeks ini ke $7.451 dan membuka jalan menuju $7.427.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.