Lihat juga
Pola gelombang pada grafik 4 jam untuk EUR/USD telah berubah. Segmen tren naik (ditunjukkan pada grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu masih belum bisa dianggap batal; namun, struktur gelombang dari tren ini sekarang tampak cukup ambigu. Dalam situasi seperti ini, saya selalu merekomendasikan untuk beralih ke timeframe yang lebih rendah (grafik atas) dan menganalisis struktur gelombang yang paling sederhana dan paling kecil untuk membuat proyeksi jangka pendek, yang sudah cukup sebagai dasar pembukaan posisi. Struktur gelombang bisa sangat kompleks dan memungkinkan banyak skenario. Pendekatan yang paling mudah adalah trading berdasarkan pola standar "lima‑tiga".
Pada grafik di atas, saya dapat mengidentifikasi struktur impuls lima gelombang klasik dengan gelombang ketiga yang memanjang. Setelah struktur ini selesai, terbentuk formasi korektif dengan minimal tiga gelombang. Kita sudah melihat tiga gelombang, sehingga dalam waktu dekat pasar kemungkinan besar akan membentuk setidaknya satu lagi gelombang korektif turun. Perkembangan berikutnya sangat bergantung pada geopolitik: apakah struktur naik akan menjadi lebih kompleks, atau justru dimulai segmen tren turun yang baru.
Kurs EUR/USD turun 10 basis poin pada hari Senin, meskipun volatilitas intrahari cukup kuat. Namun, secara keseluruhan, aktivitas pasar—bahkan pada hari Senin, bahkan dengan adanya berita geopolitik—masih relatif rendah. Secara umum, saya tidak akan mengatakan bahwa pergerakan yang lemah selalu buruk; sebaliknya, justru bisa lebih mudah diperdagangkan. Saat ini, instrumen ini masih membentuk gelombang turun, dan sejauh ini semua mengarah pada kemungkinan terjadinya komplikasi pada struktur naik. Kesimpulan ini didasarkan pada beberapa faktor.
Pertama, data penting terkait pasar tenaga kerja dan pengangguran AS akan dirilis minggu ini, dan data seperti itu selalu membawa risiko lebih tinggi bagi dolar. Kedua, pekan lalu ditutup dengan satu lagi kegagalan diplomatik Teheran, dan pekan baru dimulai dengan ketegangan yang kembali meningkat di Selat Hormuz, termasuk serangan terhadap sebuah kapal perusak AS. Menurut sejumlah laporan, kerusakannya tidak signifikan, tetapi Washington kini dapat merespons dengan serangan terhadap Iran, yang akan menggagalkan upaya diplomatik terbatas yang sudah dilakukan beberapa pekan terakhir. Meski demikian, terlepas dari semua perkembangan negatif ini, permintaan terhadap dolar AS hanya sedikit menurun. Pekan lalu, upaya yang gagal untuk menembus ke bawah level 1,1665 berujung pada pantulan dari level terendah, dan sejauh ini pasar belum mencoba turun lagi di bawah level tersebut. Karena itu, saya berasumsi bahwa formasi gelombang turun mungkin sudah selesai, dan kita bisa melihat pergerakan naik baru dengan target di atas puncak gelombang C—mendekati level 1,19. Syarat utama untuk skenario ini adalah tidak terjadinya eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam segmen tren naik (grafik bawah), sementara dalam jangka pendek berada di dalam struktur korektif. Formasi gelombang korektif tampaknya sudah selesai dan hanya akan menjadi lebih kompleks dan memanjang jika situasi geopolitik di Timur Tengah tidak memburuk minggu ini. Jika tidak, segmen tren turun yang baru bisa saja dimulai dari level saat ini. Karena kita sudah melihat gelombang korektif, saya mengharapkan pergerakan naik baru dari level saat ini dengan target di kisaran level 1,19.
Pada timeframe yang lebih kecil, seluruh segmen tren naik terlihat jelas. Struktur gelombangnya tidak sepenuhnya standar, karena gelombang korektif bervariasi ukurannya. Sebagai contoh, gelombang 2 derajat lebih tinggi lebih kecil dibandingkan gelombang 2 internal di dalam gelombang 3. Namun, kasus seperti ini tetap mungkin terjadi. Saya ingin menekankan bahwa lebih baik mengidentifikasi struktur yang jelas pada grafik daripada terlalu kaku memaksakan penandaan setiap gelombang. Gelombang‑gelombang terbaru sulit diidentifikasi, dan inilah alasan saya lebih mengandalkan timeframe yang lebih tinggi dalam analisis saya.
Prinsip Utama Analisis Saya: